Islam dalam Pengambilan Keputusan
Islam adalah agama yang "Rahmatan Lil 'Alamin", keberadaanya membawa kedamaian bagi umat semesta alam. Hal ini dapat kita lihat diantaranya dalam pengambilan keputusan kita dilarang dalam kondisi labil.
Kebenaran yang Dilematis
Kebenaran dalam beberapa hal ternyata tidak selalu berdampak baik bagi pelakunya. Dalam konteks ini kita harus tetap menyampaikan kebenaran tersebut sekalipun dilematis buat kita
Islam dan Olah Raga
Disebutkan bahwa, "Orang mukmin yang kuat lebih baik dan dicintai oleh Allah SWT., daripada mukmin yang lemah" So, keep healty, keep financial and pray
Lengkapilah Agamamu dengan Menikah
Salah satu ibadah yang enak dan berpahala banyak adalah melangsungkan pernikahan. Bagaimana tidak, karena nikah merupakan salah satu sunah para rasul "Sunanun min Sunanil Mursalin"
Memilih Teman
Teman menjadi orang yang paling mewarnai hidup kita, baik deri segi sikap tindakan dan sikap mental seseorang. Olehkarena itu Islam mengajarkan agar dalam bergaul kita benar benar berhati-hati karena "Al-Mu'asyarotu Muatsiroh"
Wednesday, November 12, 2014
Kumpulan Hadis Tentang Adzan
Tuesday, November 11, 2014
Khasiat Daging Kambing Menurut Islam
Khasiat Daging Kambing Menurut Islam
Sate Kambing Ala Rasulullah SAW
Vitalitas identikkah dengan sate?
Monday, November 10, 2014
Tujuh Golongan Yang Mendapatkan Naungan Allah
TUJUH GOLONGAN YANG AKAN MENDAPATKAN NAUNGAN ALLAH TA‘ALA
1. Pemimpin yang adil
2. Pemuda yang menyibukkan dirinya dengan 'ibadah kepada Tuhannya
3. Seorang laki-laki yang hatinya terpaut dengan masjid
4. Dua orang laki-laki yang saling mencintai karena Allah
5. Seorang laki-laki yang diajak berbuat maksiat oleh seorang wanita kaya lagi cantik lalu dia berkata, 'Aku takut kepada Allah'
6. Seorang yang bersedekah dengan menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya
7. Seorang laki-laki yang berdzikir kepada Allah dengan mengasingkan diri hingga kedua matanya basah karena menangis
Friday, October 31, 2014
Asuransi Syariah
ASURANSI SYARIAH
Asuransi Dalam Perspektif Islam
Artinya:
“Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.”
Pada tahun 2001, Dewan Syari'ah Nasional (DSN) telah mengeluarkan fatwa mengenai Asuransi Syari'ah yang mengatur tata dan aturan menganei asuransi sesuai dengan syariah yang saling menguntungkan. Dalam bagian pertama aturan tersebut, yaitu dalam fatwa DSN No. 21/DSN-MUI/X/2001 disebutkan mengenai ketentuan umum muamalah yersebut. Dalam point pertama disebutkan bahwa pengertian asuransi syari'ah (ta'min, takaful, atau tazdamun) adalah bentuk usaha yang saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang atau beberapa pihak melalui invenstasi dalam bentuk aset atau tabarru dan memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan syari'ah. (Wirdyaningsih, 2005: 223)
Asuransi konvensional yang banyak ditemukan sekarang ini, sejatinya tidaklah sesuai dengan asuransi yang dikehendaki dengan yang ada di dunia Islam terutama pada dekade awal Islam. Konsekuensi dari hal itu semua, banyak literatur Islam yang menyimpulkan bahwa pada hakikatnya asuransi tidaklah dianggap sebagai suatu bentuk muamalah atau tasarruf yang dihalalkan. Halk tersebut dikarenakan, pada dasarnya Islam sendiri tidak meng-iyakan adanya praktik asuransi. Meskipun demikian, akan tetapi jika kita menilik beberapa aktivitas dari kehidupan Rasulallah saw. ternyata terdapat indikator yang mengarah pada prinsip-prinsip yang dapat dijadikan sebagai acuan hukum asuransi. Contoh sederhana dari aktivitas beliau adalah, beliau mengajarkan konsep tanggung jawab bersama yang kita kenal dengan istilah aqilah. (Syakir, 2004: 123)
Sebelum terbentuknya asuransi syariah, pada umumnya perusahaan asuransi konvensional yang ada, rata-rata dikendalikan dan dikelola oleh orang-orang non muslim, sehingga kehalalan dalam praktik ini menjadi semakin diragukan. Hal tersebut dikarenakan, jika ditinjau dari segi hukum Islam, asuransi konvensional yang ada sejatinya banyak mengandung unsur gharar (tipu musllihat), maisir (unsur perjudian) dan riba. Pendapat ini sebagaimana disepakati oleh banyak ulama terkenal diantaranya seperti Sayid Sabiq, Yusuf al-Qardawi, dan ulama-ulama lain. Namun demikian, karena adanya alasan kemaslahatan atau kepentingan umum yang menuntut adanya lembaga tersebut, maka sebagian mereka membolehkan adanya praktik asuransi konvensional. (Syakir, 2004: 124)
Tata Kelola dan Boleh Tidaknya Asuransi
Berdasarkan hasil penelitian dan analisa terhadap suatu hukum syariat Islam, ternyata di dalam ajaran Islam sendiri ternyata termuat substansi yang membahas mengenai perasuransian. Asuransi yang termuat dalam substansi hukum Islam tersebut, yang bebar-benar menerapkan tata kelola dan peraturan Islam, tidak merugikan pihak lain, tidak terdapat unsur penipuan, tentunya dapat menghindarkan prinsip asuransi dari unsur yang telah disebutkan yaitu gharar, maisir dan riba. (Syakir, 2004: 125)
Referensi:
Wirdyaningsih, MH., Bank dan Asuransi Islam di Indonesia, Jakarta: Prenada Media, 2005
Syakir, Muhammad, Asuransi Syariah (Life And general) Konsep dan Sitem Operasional, Jakarta: Gema Insani, Cet 1, 2004
Thursday, October 30, 2014
Makanan Sehat Ala Islam
RESEP MAKANAN SEHAT
Hidup Sehat, Hidup Islam
Sedangkan hadis kedua menganjurkan agar setiap muslim harus menjadi orang yang sehat, baik dengan cara berolahraga menjaga pola makan dan istirahat yang cukup. Dengan tubuh yang sehat seorang muslim dapat turut serta melakan ibadah fisik dengan sempurna seperti shalat dan haji, dengan tubuh yang sehat pula orang islam dapat turut serta menjaga agamanya dari rong-rongan pihak musuh.
Resep Masakan Sehat
Wednesday, October 29, 2014
Fashion Dalam Islam
AKHLAK ISLAM
Fashion Dalam Islam
Tuesday, October 28, 2014
Tingkatan Dzikir dalam Tasawuf
Tingkatan Dzikir dalam Tasawuf
Pengertian
- Mengingat nikmat Allah dengan menghadirkan Allah dalam kehidupan segala kita
- Menjalankan kewajiban kita sebagai hamba Allah, dan
- Mengingat Allah dengan menghadirkan-Nya dalam hati, baik disertai dengan ucapan lisan ataupun tidak.
Tingkatan Dzikir dalam tasawuf
- Dzikir jaliy
- Dzikir Khofi, dan
- Dzikir hakiki
- Sumber Hukum Islam dan Keterangannya Secara Lengkap
- Pengertian Dakwah
- Tujuan Dakwah Islamiyah
- Hukum Riba dan Bunga Bank
- Cinta Dalam Perspektif Tasawuf
- Pengertian dan Syarat Rukun Wakaf
- Corona vs Tawakal
- Virus Corona dalam Perspektif Al-Qur'an
- Cara Menyikapi Pandemi Corona
- Peristiwa Isra' Mi'raj Lengkap
- Biografi Imam Malik bin Anas
- Landasan Tawakal


















